Nasehat untuk kita

bismillah.
ibnu Qayyim berkata,

Wahai orang yang lalai dari tujuanmu diciptakan
bangunlah!
Kendaraan telah berangkat sedang engkau belum bangun
Teman-teman tercinta telah berjalan dengan rombongan pertama meninggalkanmu
Mereka tidak butuh dengan bagian yang hina lagi fana
Engkau lihat kebanyakan orang tertinggal dibelakang
Lalu engkau diikuti mereka dan senang
terhalang dari tujuan
Hanya saja engkau datang dengan dua langkah
yaitu kelemahan dan kejahilan setelahnya
Dan engkau memilih segala rasa aman
Jiwamu berangan-angan ingin menyusul
sedang engkau duduk saja
Tidak mua berjalan dan hanya bersantai badan
Kelak engkau akan tahu ketika tirai telah tersingkap
Apa yang telah engkau lakukan
ketika engkau masih memiliki kesempatan.
Baarakallahu fikum

Faedah Menikah Muda

Faedah Menikah di Usia Muda

Segala puji bagi Allah , Rabb semesta alam dan satu -satunya layak untuk disembah . Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad , keluarga, para sahabat dan orang -orang yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari kiamat .
Menunda-nunda menikah bisa merugi. Berikut penjelasan yang bagus dari ulama besar Saudi Arabia , Syaikh Dr . Sholih bin Fauzan bin ‘ Abdillah Al Fauzan – hafizhohullah- yang kami kutip dari Web Sahab. net ( arabic ) .

[ Faedah pertama : Hati semakin tenang dan sejuk dengan adanya istri dan anak ]

Di antara faedah segera menikah adalah lebih mudah menghasilkan anak yang dapat menyejukkan jiwa. Allah Ta’ ala berfirman, “Dan orang orang yang berkata : “ Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri – isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami) , dan jadikanlah kami imam bagi orang -orang yang bertakwa. ” ( QS . Al Furqon: 74 )
Istri dan anak adalah penyejuk hati . Oleh karena itu, Allah -subhanahu wa ta ’ ala – menjanjikan dan mengabarkan bahwa menikah dapat membuat jiwa semakin tentram. Dengan menikah seorang pemuda akan merasakan ketenangan , oleh karenanya ia pun bersegera untuk menikah. ْﺐَﻫ ﺎَﻨَﻟ ْﻦِﻣ ﺎَﻨِﺟﺍَﻭْﺯَﺃ ﺎَﻨِﺗﺎَّﻳِّﺭُﺫَﻭ َﺓَّﺮُﻗ ٍﻦُﻴْﻋَﺃ “Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri- isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati ( kami) , dan jadikanlah kami imam bagi orang -orang yang bertakwa. ” ( QS . Al Furqon: 74 ) Demikian pula dengan anak . Allah pun mengabarkan bahwa anak adalah separuh dari perhiasan dunia sebagaimana firman – Nya, ُﻝﺎَﻤْﻟﺍ َﻥﻮُﻨَﺒْﻟﺍَﻭ ُﺔَﻨﻳِﺯ ِﺓﺎَﻴَﺤْﻟﺍ ﺎَﻴْﻧُّﺪﻟﺍ “Harta dan anak- anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan -amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan . ” ( QS . Al Kahfi : 46) Anak adalah perhiasan kehidupan dunia. Setiap manusia pasti menginginkan perhiasan yang menyejukkan pandangan . Sebagaimana manusia pun begitu suka mencari harta , ia pun senang jika mendapatkan anak. Karena anak sama halnya dengan harta dunia, yaitu sebagai perhiasan kehidupan dunia. Inilah faedah memiliki anak dalam kehidupan dunia. Sedangkan untuk kehidupan akhirat, anak yang sholih akan terus memberikan manfaat kepada kedua orang tuanya , sebagaimana Nabi shallallahu ‘ alaihi wa sallam bersabda, ﺍﺫﺇ ﺕﺎﻣ ﻦﺑﺍ ﻡﺩﺁ ﻊﻄﻘﻧﺍ ﻪﻠﻤﻋ ﻻﺇ ﻦﻣ ﺙﻼﺛ : ﻢﻠﻋ ﻊﻔﺘﻨﻳ ﻪﺑ ، ﻭﺃ ﺔﻗﺪﺻ ﺔﻳﺭﺎﺟ ، ﻭﺃ ﺪﻟﻭ ﺢﻟﺎﺻ ﻮﻋﺪﻳ ﻪﻟ “Jika manusia itu mati , maka amalannya akan terputus kecuali tiga perkara: [ 1] ilmu yang bermanfaat , [ 2 ] sedekah jariyah , dan [ 3 ] anak sholih yang selalu mendoakannya . ”[1 ] Hal ini menunjukkan bahwa anak memberikan faedah yang besar dalam kehidupan dunia dan nanti setelah kematian.

[ Faedah kedua : Bersegera nikah akan mudah memperbanyak umat ini]

Faedah lainnya, bersegera menikah juga lebih mudah memperbanyak anak, sehingga umat Islam pun akan bertambah banyak. Oleh karena itu , setiap manusia dituntut untuk bekerjasama dalam nikah membentuk masyarakat Islami . Nabi shallallahu ‘ alaihi wa sallam bersabda, ﺍﻮﺟﻭﺰﺗ ﻲﻧﺈﻓ ﺮﺛﺎﻜﻣ ﻢﻜﺑ ﻡﻮﻳ ﺔﻣﺎﻴﻘﻟﺍ “Menikahlah kalian . Karena aku begitu bangga dengan banyaknya umatku pada hari kiamat . ”[ 2 ] Atau sebagaimana sabda beliau shallallahu ‘ alaihi wa sallam. Intinya , bersegera menikah memiliki manfaat dan dampak yang luar biasa . Namun ketika saya memaparkan hal ini kepada para pemuda , ada beberapa rintangan yang muncul di tengah-tengah mereka .

Rintangan pertama:

Ada yang mengutarakan bahwa nikah di usia muda akan membuat lalai dari mendapatkan ilmu dan menyulitkan dalam belajar. Ketahuilah, rintangan semacam ini tidak senyatanya benar . Yang ada pada bahkan sebaliknya . Karena bersegera menikah memiliki keistimewaan sebagaimana yang kami utarakan yaitu orang yang segera menikah akan lebih mudah merasa ketenangan jiwa. Adanya ketenangan semacam ini dan mendapatkan penyejuk jiwa dari anak maupun istri dapat lebih menolong seseorang untuk mendapatkan ilmu . Jika jiwa dan pikirannya telah tenang karena istri dan anaknya di sampingnya, maka ia akan semakin mudah untuk mendapatkan ilmu . Adapun seseorang yang belum menikah, maka pada hakikatnya dirinya terus terhalangi untuk mendapatkan ilmu . Jika pikiran dan jiwa masih terus merasakan was-was, maka ia pun sulit mendapatkan ilmu . Namun jika ia bersegera menikah, lalu jiwanya tenang, maka ini akan lebih akan menolongnya . Inilah yang memudahkan seseorang dalam belajar dan tidak seperti yang dinyatakan oleh segelintir orang .

Rintangan kedua:

Ada yang mengatakan bahwa nikah di usia muda dapat membebani seorang pemuda dalam mencari nafkah untuk anak dan istrinya. Rintangan ini pun tidak selamanya bisa diterima . Karena yang namanya pernikahan akan senantiasa membawa keberkahan ( bertambahnya kebaikan ) dan akan membawa pada kebaikan . Menjalani nikah berarti melakukan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya . Ketaatan seperti ini adalah suatu kebaikan . Seorang pemuda yang menikah berarti telah menjalankan perintah Nabi shallallahu ‘ alaihi wa sallam . Ia pun mencari janji kebaikan dan membenarkan niatnya , maka inilah yang sebab datangnya kebaikan untuknya . Ingatlah , semua rizki itu di tangan Allah sebagaimana firman- Nya, ﺎَﻣَﻭ ْﻦِﻣ ٍﺔَّﺑﺍَﺩ ﻲِﻓ ِﺽْﺭَﻷﺍ َّﻻِﺇ ﻰَﻠَﻋ ِﻪﻠﻟﺍ ﺎَﻬُﻗْﺯِﺭ “ Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah -lah yang memberi rezkinya . ” ( QS . Hud : 6 ) Jika engkau menjalani nikah , maka Allah akan memudahkan rizki untuk dirimu dan anak-anakmu . Allah Ta’ ala berfirman , ُﻦْﺤَﻧ ْﻢُﻜُﻗُﺯْﺮَﻧ ْﻢُﻫﺎَّﻳِﺇَﻭ “Kami akan memberi rezki kepadamu dan kepada mereka . ” ( QS . Al An ’ am: 151 ) Oleh karenanya , yang namanya menikah tidaklah membebani seorang pemuda sebagaimana anggapan bahwa menikah dapat membebani seorang pemuda di luar kemampuannya . Ini tidaklah benar . Karena dengan menikah akan semakin mudah mendapatkan kebaikan dan keberkahan . Menikah adalah ketetapan Allah untuk manusia yang seharusnya mereka jalani . Ia bukan semata -mata khayalan . Menikah termasuk salah pintu mendatangkan kebaikan bagi siapa yang benar niatnya.

www.muslim.or.id

bismillah

bismillahi,

assalamu’alaykum

dengan adanya kemudahan dari Allah Ta’ala insyaAllah admin blog ini akan kembali aktif untuk mengupdate isi blog.

kami akan lebih hati hati dan tidak pernah lepas dari prinsip kami semula, kami akan berpegang teguh dg al qur’an wa sunnah ‘ala fahmi shohabat.

namun apabila ditemui kesalahan maka itu berasal dari kedhoifan diri kami. maka sudah menjadi kewajiban untuk saling mengingatkan dalam da’wah ini.

kami berharap besar dengan aktifnya kembali blog mki ini menjadi penyegar baru yang penuh inspirasi dan penuh semangat terutama untuk kami dan umum untuk antum semua.

yang terakhir kami blog administrator mohon doa semoga kami bisa menjaga hati dlm keikhlasan dan slalu dlm ridho Allah Ta’ala. ana pribadi juga mohon doa untuk dimudahkab segala cita yang mulia. amin

blog ini juga bisa menjadi wadah komunikasi untuk alumni mki. silahkan berkirim salam dan sekedar memberi kabar tentunya dengan adab yang baik agar terjalin silaturahmi yg kuat di antara umat islam khususnya mki sma 5 surakarta.

ikuti terus update2 blog ini dan jangan lupa komentar2nya kami tunggu ^^

wassalamu’alaykum warohmatullahi

betapa indah cinta bila hamba saling bertemu krn ikatan kecintaan mereka kpd Rabbul ‘ alamin . .

mengenal HIV / AIDS

Sampai kini, mendengar kata HIV/AIDS seperti momok yang mengerikan. Padahal jika dipahami secara logis, HIV/AIDS bisa dengan mudah dihindari. Bagaimana itu?

Prevalensi HIV/AIDS di Indonesia telah bergerak dengan laju yang sangat mengkhawatirkan. Pada tahun 1987, kasus HIV/AIDS ditemukan untuk pertama kalinya hanya di Pulau Bali. Sementara sekarang (2007), hampir semua provinsi di Indonesia sudah ditemukan kasus HIV/AIDS.

Permasalahan HIV/AIDS telah sejak lama menjadi isu bersama yang terus menyedot perhatian berbagai kalangan, terutama sektor kesehatan. Namun sesungguhnya masih banyak informasi dan pemahaman tentang permasalahan kesehatan ini yang masih belum diketahui lebih jauh oleh masyarakat.

HIV adalah virus penyebab AIDS. HIV terdapat dalam cairan tubuh seseorang seperti darah, cairan kelamin (air mani atau cairan vagina yang telah terinfeksi) dan air susu ibu yang telah terinfeksi. Sedangkan AIDS adalah sindrom menurunnya kekebalan tubuh yang disebabkan oleh HIV. Orang yang mengidap AIDS amat mudah tertular oleh berbagai macam penyakit karena sistem kekebalan tubuh penderita telah menurun.HIV dapat menular ke orang lain melalui :

  • Hubungan seksual  dengan orang yang telah terinfeksi HIV.
  • Jarum suntik/tindik/tato yang tidak steril dan dipakai bergantian
  • Mendapatkan transfusi darah yang mengandung virus HIV
  • Ibu penderita HIV Positif kepada bayinya ketika dalam kandungan, saat melahirkan atau melalui air susu ibu (ASI) Baca selebihnya »

Closed

Closed ..

Rapatkan dan Luruskan Shaf (Barisan) Sholat

Penulis memperhatikan bahwa pada sebagian besar masjid/musholla yang telah penulis kunjungi untuk melaksanakan sholat, senantiasa terdapat beberapa wanita yang melaksanakan sholat berjama’ah namun antar jama’ah wanita tersebut terdapat jarak/celah yang lebarnya bahkan sampai  1 (satu) meter.  Terkadang bila sholat berjama’ah dan penulis bermaksud merapatkan shaf, maka jama’ah disebelah kanan/kiri malah semakin menjauhkan kaki mereka dari kaki penulis.

Kedua kondisi diatas membuat sedih penulis,  karena dalam Islam pada saat melaksanakan sholat berjama’ah kita dianjurkan untuk senantiasa meluruskan shaf dan menutup celahnya (merapatkannya).

Hal tersebut berdasarkan hadits ‘Aisyah Radhiallahu ‘anha, dia bercerita : Rasulullah Shollallahu ‘alayhi wa Sallam bersabda :

“Sesungguhnya Allah dan Para Malaikat-Nya bershalawat atas orang-orang yang menyambung barisan. Barang siapa menutupi kerenggangan (yang ada dalam barisan), niscaya dengannya Allah akan meninggikannya satu derajat.” (HR. Ibnu Majah,Ahmad, Ibnu Khuzaimah,Al-Hakim,  dinilai Shahih oleh Adz-Dzahabi dan al-Albani).

Kemudian,

Dari Nu’man bin Basyir, ia berkata : Aku pernah mendengar Rasulullah Shollallahu’alayhi wa Sallam bersabda : “Hendaklah kamu benar-benar meluruskan shafmu, atau (kalau tidak;maka) Allah akan jadikan perselisihan di antaramu.” (Muttafaq ‘alayhi, Bukhari No. 717 dan Muslim No.436) Baca selebihnya »

ditemukannya sungai bawah laut dan penemunya masuk islam (gambar + video)

“Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” (Q.S Al Furqan:53)

Jika Anda termasuk orang yang gemar menonton acara TV `Discovery Chanel’ pasti kenal Mr. Jacques Yves Costeau, ia seorang ahli Oceanografer dan ahli selam terkemuka dari Perancis. Orang tua yang berambut putih ini sepanjang hidupnya menyelam ke berbagai dasar samudera di seantero dunia dan membuat film dokumenter tentang keindahan alam dasar laut untuk ditonton oleh seluruh dunia.

Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di bawah laut, tiba-tiba Captain Jacques Yves Costeau menemui beberapa kumpulan mata air tawar-segar yang sangat sedap rasanya karena tidak bercampur dan tidak melebur dengan air laut yang asin di sekelilingnya, seolah-olah ada dinding atau membran yang membatasi keduanya.

Fenomena ganjil itu membuat bingung Mr. Costeau dan mendorongnya untuk mencari tahu penyebab terpisahnya air tawar dari air asin di tengah-tengah lautan. Ia mulai berpikir, jangan-jangan itu hanya halusinansi atau khalayan sewaktu menyelam. Waktu pun terus berlalu setelah kejadian tersebut, namun ia tak kunjung mendapatkan jawaban yang memuaskan tentang fenomena ganjil tersebut.

Baca selebihnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.